Dokumentasi Pernikahan Adat Jawa 01

Foto Bersama dalam Pernikahan Anita dan Triyono

Dokumentasi Pernikahan Adat Jawa 02

Temanten Putri Lenggah Ing Sasana Pinajang

Dokumentasi Pernikahan Adat Jawa 03

Foto Bersama Temanten

Dokumentasi Pernikahan Adat Jawa 04

Foto Bersama Temanten

Dokumentasi Pernikahan Adat Jawa 05

Foto Bersama Temanten

Dokumentasi Pernikahan Adat Jawa 06

Foto Bersama Temanten

Dokumentasi Pernikahan Adat Jawa 07

Foto Bersama Temanten

Tuesday, April 14, 2015

Asal muasal istilah Protokol VS Pemahaman Protokol Secara Umum

Saat sekarang sudah terlanjur salah kaprah dalam masyarakat jika Panatacara atau panata adicara, pranatacara, pranata adicara, pambiwara atau pembawa acara disebut dengan Protokol.

Protokol sebenarnya berasal dari kata Yunani, yaitu berasal dari kata Protos dan Kole. Protos berarti yang pertama dan kole bermakna melekat. Kalau dilihat dari sejarah , jaman dahulu jika ada negara saling mengadakan hubungan diplomatik, dimulai dengan mengadakan acara yang dsebut protokoler.

Protokoler sendiri berarti sebuah acara resmi, dan pelaku yang melaksanakan acara tersebut dinamakan Master of Ceremony (MC. Dalam bahasa jawa MC disebut dengan istilah Panatacara. Panatacara sendiri merupakan bagian dari protokoler.

kalau dalam acara resepsi atau hajatan, protokol itu adalah panitianya. Jadi anggota panitia ada yang mendapat tugas sebagai panatacara. Panatacara sendiri mempunyai beberapa istilah lain, selain yang telah disebutkan tadi juga masih ada istilah lain yaitu, Pambiwara, Pambiyawara, Panata Titi Laksana dan Panata laksitaning Adicara. Semua itu memiliki makna yang sama yaitu Panatacara atau MC yang diucap (emsi).
Dalam pelaksanaan resepsi MC ini memegang peranan sangat penting untuk memandu jalanya acara. Jadi setelah masuk dalam acara inti, atau pada hari H maka pelaksanaan acara, meriah dan tidanya itu tergantung dari bembawa acaranya.

Pembawa acara dalam sebuah resepsi besar yang mengadakan hiburan masih dibagi menjadi dua. MC atau panatacara bawaan perias dan MC hiburan yang melekat pada crew music tersebut. Namun kendali sepenuhnya dipegang oleh Panatacara inti, yang juga disebut sebagai dalang manten.

kalau tidak dalam keadaan terpaksa, kelompok hiburan seharusnya membawa MC sendiri agaananya bisa lebih meriah. Karena sangat kontras jika acara hiburan pandu oleh panatacara inti karena seorang panatacara biasanya hanya menghantarkan lagu-lagunya ang akan disuguhkan untuk tamu.


kalau panatacara terlalu banyak guyonan maka akan menghilangkan karakter wibawanya dan berpengaruh pada sakralnya sebuah acara adat, apalagi kalau guyonanya sambil cengengesan layaknya seorang dagelan. maka dari itu dibutuhkan minimal satu panatacara dan satu pembawa acara hiburan, bisa juga ditambah dengan dagelan.

Dua Versi Dokumentasi Pernikahan, Free Style VS Default Style


Dalam moment pernikahan tentunya menginginkan dokumentasi yang bagus dan bisa mengesankan untuk mengingat peristiwa yang tidak mungkin terlupakan. Pertama dari sisi yang melangsungkan pernikahan tentunya ingin melihat kembali seperti apa peristiwa itu berlangsung.

Disisi lain, perias juga ingin mengetahui dokumen dari pekerjaanya yang dilakukan dengan tidak mudah. Dari situ peran dokumentasi sangat dominan, yang diharapkan orang lain bisa melihat kembali peristiwa besar itu. Sebuah peristiwa sekali dalam hidup sekaligus peristiwa yang tidak mungkin terulang kembali.

Ada dua versi pendokumentasian dilakukan, yaitu sebuah pose foto gaya bebas dan foto gaya standard. Foto gaya bebas atau yang disebut free style ini yang sedang ngetrend dikalangan anak muda. Bahkan foto selfi atau memoto sendiri dengan berbagai macam pose pun sangat digemari kaum muda.

Nah didalam pandangan seorang perias klasik atau bisa disebut kuna, foto ini sering dianggap tidak menarik dan tidak bernuansa sakral. Itu bisa dimaklumi sejak jaman dahulu pada umumnya pengantin difoto dengan pose kaku. Namun dijaman sekarang model pose kaku itu sudah tidak jaman lagi meskipun masih dibutuhkan untuk dokumentasi yang bernuansa sakral bagi perias.

Foto diatas adalah gambaran dari foto gaya bebas yang pernah penulis ambil dari sebuah pernikahan yang bertempat di Desa Sepang Kecamatan Tulakan. Barangkali ada yang bertanya-nya foto siapa itu.... Saya kasih tau sedikit bocoran, dia adalah anaknya seorang mantan kepala desa padi. Bisa Dipikir sendiri ya...??? Berinisial "W".

Adat Mbesan di lingkungan sendiri vs di lingkungan desa lain



rias pengantin pacitan
Desa mawa cara negara mawa tata. istilah itu berlaku diimanapun untuk apapun termasuk dalam acara resepsi temanten. Contohnya disebuah desa misalnya Desa Gasang dan Ngile, Tulakan Pacitan. Ada kebiasaan masyarakat yang berbeda dibandingkan dengan desa lainnya dalam menghadiri sebuah resepsi di kedua desa tersebut.

Kalau dibeberapa desa yang pernah saya datangi untuk MC temanten, para tamu akan bubar atau meninggalkan lokasi resepsi jika acaranya sudah selesai. Selesainya acara dengan ditandai, mempelai berdua sudah dibawa keluarga ke gerbang seraya menghantarkan kepulangan Tamu. Seperti itu biasanya prosesi yang saya temui dan hantarkan diberbagai wilayah di kabupaten Pacitan.

rias pengantin pacitan
Namun jangan kaget jika anda menghadiri resepsi pernikahan di Desa Ngile ataupun Gasang yang tamunya atau keluarga mempelainya berasal dari dua Desa tersebut. Biasanya setelah mendapat jamuan makan, maka mereka akan langsung meninggalkan lokasi resepsi tanpa menunggu acara selesai.

Namun jangan salah jika mereka datang ke resepsi diluar kecamatan tulakan maka akan tetap menunggu acara sampai selesai. Dengan catatan acaranya tidak terlalu molor dalam waktu yang lama, sehingga memaksa mereka akan meninggalkan tempat resepsi. Oleh karena itu bagi panatacara yang sedang bertugas diwilayah itu harus pintar mengatur waktu. Artinya acara harus ringkes dan tidak bertele tele apalagi dibuat seperti lomba pidato.

Tradisi Mbesan Dalam Resepsi Pernikahan Di Pacitan

tata rias pengantin pacitan
Ketika sebuah keluarga menyelenggarakan pernikahan putranya maka dalam adat jawa khususnya diwilayah Kabupaten Pacitan ada yang disebut Mbesan. Mbesan sendiri dari kata "Besan" yang artinya adalah ibu atau bapak dari istri atau suami anaknya. Istilah mbesan adalah bertamu ke acara pernikahan anak laki-lakinya yang diselenggarakan di kediaman mempelai wanita atau sebaliknya.

Kalau biasanya pernikahan itu diselenggarakan dikediaman mempelai wanita, namun ada juga yang diselenggarakan rumah mempelai pria. Dalam arti yang menikahkan atau yang menyelenggarakan resepsi adalah keluarga mempelai pria. Nikah yang diselenggarakan di wilayah ataupun dikediaman mempelai pria dinamakan numpang nikah.
tata rias pengantin pacitan

Ada berbagai alasan kenapa pernikahan dilaksanakan di kediaman pengantin pria diantaranya, terkaiit dengan jarak, misalnya si wanita merantau dan keduanya sama sama bekerja disitu, maka untuk pertimbangan waktu dan biaya maka pernikahan ataupun pestanya dilakukan ditempat mempelai pria. Ada juga karena niat dari orang tua pengantin pria jika suatu saat anaknya sudah ketemu jodoh maka akan melangsungkan pesta di rumahnya, maka sekaligus ijab qabulnya dilaksanakan ditempat keluarga pengantin pria dan masih banyak lagi alasan lainya.
tata rias pengantin pacitan

Kembali ketopik yang berkaitan dengan mbesan diwilayah Kabupaten Pacitan. Biasanya keluarga dari pengantin pria jauh-jauh hari sudah mengajak sanak saudara atau tetangga untuk  bersama-sama datang ke resepsi pernikahan putranya, itulah yang dinamakan mbesan. Ada berbagai adat atau tatacara yang biasanya dibawa oleh keluarga pengantin pria, tergantung dari adat setempat.

tata rias pengantin pacitanBiasanya jika datang ke resepsi dalam acara mbasan maka saudara-saudara yang diajak mengumpulkan uang, dan nantinya akan diserahkan kepada bapak-ibu dari pengantin putri sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan. Namun sebenarnya uang tersebut adalah sebagai ganti hidangan yang disajikan oleh keluarga besan kepada para tamu.


Sunday, April 12, 2015

Paket Resepsi Pernikahan Rumah Lengkap Pacitan

Meskipun belum begitu populer untuk acara resepsi pernikahan rumah di Pacitan yang menggunakan Full Wedding Organizer, namun ada referensi yang biasa ditawarkan di luar Pacitan. Biasanya kalau di desa, masih menggunakan tenaga sanak saudara dan warga desa setempat. Namun tidak menutup kemungkinan suatu saat trend menggunakan warga secara gotong royong itu akan tergeser oleh WO/


Misalnya untuk resepsi yang perkiraan tamunya mencapai 800-1000 orang, kurang lebih layananya seperti ini.



Makeup dan Busana :
1.     Makeup Pengantin
2.     Busana Pengantin 3X Ganti Termasuk Akad Nikah
3.     Rias dan Busana Orang Tua Wanita 2 Orang
4.     Busana Orang Tua Pria 2 Orang
5.     Rias dan Busana Penerima Tamu 4 Orang
6.     Rias dan Busana Pagar Ayu 3 Orang
7.     Busana Pagar Bagus 3 Orang

Dekorasi :
1.   Pelaminan / Gebyok Modifikasi dan Dekorasi Maksima 6 Meter
2.   Bunga Pelaminan Segar (Asli)
3.   Taman Pelaminan
4.   Gazebo Dengan Bunga Hidup
5.   Dekorasi Kamar + Bunga Asli
6.   Tenda 16x4 Meter (64 M2) Exclusive Sentris
7.   Kursi Plastik  + Bungkus 150 Buah
8.   Meja Prasmanan 1 Set
9.   Meja Penerima Tamu 2 Dengan Bunga Asli
10. Piring, Sendok, dan Garpu 1000 Buah
11. Pemanas RollTop 1 Set
12. Saung / Gubugan 3 Buah
13. Bunga Meja Tamu Asli
14. Tempat Uang Kayu Berdiri 2 Buah (Dipinjamkan)
15. Tempat Souvenir 2 Buah (Dipinjamkan)

Dokumentasi :
1. Foto  Digital Dengan Album Kolase 10 Sheet
2. Studio Mini
3. Video Shooting (DVD 1 Keping)
4. Master Foto Format DVD 1 Keping

Menu Catering 1000 Porsi :
Menu Utama
   1. Nasi Putih
   2. Nasi Goreng
   3. Soup / Soto Pilihan :
                 v  Soup Ayam Biasa
                 v  Soup Kimlo
                 v  Udang Saos Costarika
                 v  Soup Daging
                 v  Soto Bandung
   4.Daging Pilihan :
v  Cah Daging
v  Bistik
v  Rolade Daging
v  Sukiyaki
v  Rendang
v  Printil Daging
v  Dendeng Balado
   5.       Ayam / Ikan / Udang Pilihan :
v  Ayam Kecap
v  Ayam Rica Bakar Kecap
v  Ayam Rica Bakar Merah
v  Ayam Panggang Bumbu Padang
v  Sate Ayam
v  Ayam Goreng Biasa
v  Ayam Suwir Kecap
v  Ayam Suwir Merah
v  Kakap Tepung Fillet
v  Gurame Tepung Fillet Saos Asam Manis
v  Udang Goreng tepung
v  Udang Sambel Lado
v  Udang Saos Costarika
  6. Capcay / Tumis Jagung Muda / Cap Pokcay Jamur
  7. Sambel Kentang Kering / Sambel Kentang Basah
  8. Asinan Sayur / Salad / Asinan Buah
  9. Kerupuk Udang / Emping
 10. Air Mineral
    
     Dessert :
  1.  Pudding
  2.  Aneka Kue
  3.  Buah Potong (Semangka, Melon)
  4.  Soft Drink

Gubugan :
1.  Kambing Guling
2.  Bakwan Malang 150 Porsi
3.  Mpek-Mpek 150 Porsi
4.  Ice Cream

Bonus :
1. Buku Tamu 2 Buah
2. Box Hantaran
3. Photo 17R + Frame